Bangun Rumah Tipe 36 Minimalis Modern

Friday, August 22nd 2014. | Desain Rumah

Rumah tipe 36 Minimalis. Saat ini kebutuhan akan rumah tipe 36 minimalis modern mulai menjamur di Indonesia, hal tersebut terjadi karena biaya bangun rumah minimalis tipe 36 tentunya lebih murah. Pertambahan penduduk yang semakin pesat menjadikan ketersediaan lahan, khususnya di beberapa kota besar Indonesia semakin minim. Tentu saja jika Anda membangun rumah konsep desain rumah minimalis akan sangat cocok dengan keadaan Indonesia saat ini.

Bagi Anda yang baru saja memulai membina hubungan rumah tangga atau baru saja menikah tentunya rumah minimalis cantik tipe 36 akan menjadi salah satu pilihan yang tepat. Ketersediaan lahan yang semakin sempit dan semakin tingginya harga tanah di daerah perkotaan menjadi alasan mendasar untuk menjatuhkan pilihan pada rumah minimalis cantik tipe36.

Tata ruang yang tepat dan perpaduan antara desain interior dan eksterior yang tepat akan maka kesan mewah dan elegan, akan terlihat pada rumah minimalis tipe 36 ini. Secara umum rumah tipe 36 minimalis modern terlihat tidak terlalu besar bahkan lebih menonjolkan kekhasannya yaitu simpel.

Model Rumah Tipe 36 Minimalis

Tips Membangun Rumah Minimalis Type 36

Anda bisa mengikuti beberapa panduan berikut untuk membangun rumah tipe36 sebagai hunian impian Anda bersama pasangan. Berikut beberapa panduannya:

1. Tentukanlah denah rumah
Konsep lahan rumah minimalis tipe 36 ini adalah 30m persegi. Asumsinya adalah panjang x lebar yaitu panjang 6m persegi x lebar 5m persegi.

Dari denah tersebut maka selanjutnya Anda tentukan ruang-ruang utama yang akan Anda bangun, diantaranya: 1 ruang tamu, 2 kamar tidur, 1 kamar tamu, 1 kamar mandi, 1 ruang makan dan ruang dapur yang disatukan.
Untuk sisa lahanya nantinya bisa dialokasikan pada ruang kosong atau garasi sepeda motor maupun taman minimalis yang cantik.
Alasan utama bagi sebagian besar orang untuk mendesain rumah minimalis cantik type 36 adalah lahan yang semakin sempit semisal di perkotaan.

2. Pencahayaan
Pastikan terlebih dahulu agar akses sinar matahari dapat masuk dengan cukup ke dalam rumah minimalis Anda, agar jauh dari suasana lembab dan basah. Oleh karena itu, Anda dapat menyiasatinya dengan meninggikan atap bangunan rumah minimalis Anda.

Pencahayaan Rumah Tipe 36 Minimalis Modern

Rumah Tipe 36 Minimalis

Pencahayaan Yang Bagus

3. Sirkulasi Udara
Sirkulasi udara juga dapat menentukan kenyamanan Anda berada di dalam rumah. Ini untuk mengantisipasi suasana sumpek atau kesan gerah pada rumah minimalis Anda. Setidaknya prioritaskan terdapat jendela minimalis yang cantik di depan ruangan tamu Anda. Walaupun rumah minimalis tipe 36 Anda tampak mungil, tetaplah pasang jendela yang besar untuk memberikan aksen minimalis pada rumah minimalis Anda.

Dapur pada rumah minimalis Anda setidaknya ada saluran ventilasi udara, untuk menghindari polusi udara yang ditimbulkan aktifitas memasak Anda.

Pada ruang kamar tidur usahakan terdapat jendela, jadi Anda pilih desain yang tepat untuk penempatan jendela pada kamar tidur Anda dan anak Anda. Anda bisa menempatkan jendela pada kamar tidur Anda menghadap halaman depan. Jendela pada kamar tidur anak menghadap halaman belakang. Bagaiamanapun aktifitas Anda dan anak Anda keluarga berawal dan berakhir di ruang kamar tidur. Sirkulasi udara yang sehat pada saat Anda dan keluarga istirahat dapat mempengaruhi aktifitas keseharian Anda.

4. Lancar dan Efektifnya Saluran Drainase
Pastikan saluran drainase pembuangan limbah rumah tangga pada rumah minimalis Anda lancar dan efektif. Hal ini untuk mengurangi resiko pembuangan limbah rumah tangga pada rumah minimalis Anda mampet atau bocor di tengah-tengah pipa. Bayangkan saja jika hal ini menimpa Anda, tentunya akan mengganggu aktifitas keluarga Anda di rumah.
Pastikan jarak antara lubang pembuangan limbah wc dan rumah tangga (septik tank) dan lubang sumber air bersih Anda minimal 10m. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi resiko tercemarnya sumber air bersih Anda dengan limbah rumah tangga.

Anda juga bisa membuat sumur resapan, seperti sumur biopori di sekitar lahan kosong yang ada untuk mengurangi dampak bahaya banjir jika hujan turun.

5. Membuat Lubang Pembuangan
Buatlah sumur atau lubang untuk sumber air bersih pada rumah minimalis Anda di bagian belakang rumah atau di sekitar dapur, sedangkan untuk lubang pembuangan limbah wc dan rumah tangga di bagian lahan pojok depan rumah. Aturlah setidak-tidaknya berjarak 10 meter.

Teori ini berfungsi juga saat sedot wc untuk mempermudah akses petugas sedot wc menjalankan tugasnya.
Posisikan lubang ventilasi septik tank secara baik tanpa mengganggu pandangan mata dan desain eksterior rumah minimalis Anda. Cara mengalihkannya yaitu dapat ditutupi dengan tumbuhan atau rerumputan yang ada di taman rumah minimalis Anda.

6. Alokasi sisa lahan
Sisa lahan dapat di alokasikan pembuatan garasi sepeda motor atau garasi mobil berkonsep citycar. Anda juga bisa mengubahnya menjadi teras sebagai tempat bersantai bersama keluarga kecil Anda. Menjadikan sisa lahan untuk taman minimalis yang cantik dan elegan juga bisa mnjadi pilihan menarik untuk mempercantik rumah minimalis tipe 36 Anda.
Demikian beberapa tips untuk Anda sebagai salah satu acuan untuk membangun rumah minimalis tipe 36 impian Anda dan keluarga kecil Anda. Baca juga inforamasi kecantikan, info pendidikan terbaru kami. Semoga informasi Bangun Rumah Tipe 36 Minimalis ini bermanfaat.

tags: