Gambar Rumah Gadang Minangkabau

Friday, March 20th 2015. | Desain Rumah

Contoh Gambar Rumah Gadang Minangkabau. Rumah Gadang banyak juga disebut dengan Rumah Godang. Rumah Gadang merupakan sebutan untuk rumah adat Minangkabau yang merupakan rumah tradisional yang sering kita temukan di provinsi Sumatera Barat. Rumah ini pula yang disebut dengan nama lain oleh masyarakat setempat dengan sebutan Rumah Bagonjong atau ada juga yang menyebutnya dengan sebutan Rumah Baanjuang.

Gambar Rumah Gadang

Contoh Gambar Rumah Gadang

Ini adalah beberapa contoh gambar rumah gadang Minangkabau yang sering kita temukan. Banyak sekali macam dan variasinya namun ada hal yang membuat rumah tersebut berkesan sama dari luarnya yaitu pada atapnya, semua atap rumah gadang memiliki bentuk yang serupa.

 Kumpulan Gambar Rumah Gadang

Rumah Gadang selaku tempat domisili bersama, mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri. Jumlah kamar bergantung kepada jumlah anak perempuan yang tinggal di dalam rumah tersebut. Setiap perempuan dalam kaum tersebut yang telah bersuami memperoleh sebuah kamar. Sementara perempuan tua bersama anak-keturunan  memperoleh tempat di kamar dekat dapur. Adapun Gadis remaja memperoleh kamar bersama dengan anak gadis lainya di ujung yang lain.

Seluruh bagian dalam Rumah Gadang merupakan ruangan lepas atau ruangan terbuka kecuali pada bagian kamar tidur. Bagian dalam rumah tersebut terbagi atas lanjar beserta ruang yang ditandai oleh tiang. Tiang itu berbanjar dari muka ke belakang secara bersama dari kiri ke kanan. Tiang yang berbanjar dari depan ke belakang menandai lanjar, sedangkan tiang dari kiri ke kanan menandai ruang. Jumlah lanjar bergantung pada besar rumah, dapat dua, tiga dan empat. Ruangnya terdiri dari jumlah yang ganjil antara tiga bersama sebelas.

Rumah Gadang biasanya dibangun diatas sebidang tanah milik keluarga induk secara turun temurun, dan hanya dimiliki dan diwarisi dari dan kepada perempuan pada kaum tersebut. Dihalaman depan Rumah Gadang biasanya kerap terdapat dua buah bangunan gudang Rangkiang, digunakan buat menyimpan padi. Rumah Gadang pada sayap bangunan sebelah kanan beserta kirinya terdapat ruang anjung atau anjuang mempunyai fungsi tempat pengantin bersanding atau tempat penobatan kepala adat.

Anjung pada kelarasan Bodi-Chaniago tidak memakai tongkat penyangga di bawahnya, sedangkan pada kelarasan Koto-Piliang memakai tongkat penyangga. Hal tersebut berkaitan dengan filosofi yang dianut kedua golongan ini yang berbeda satu dengan lainya, salah satu golongan menganut prinsip pemerintahan yang hirarki menggunakan anjung yang memakai tongkat penyangga, sementara pada golongan lainnya anjuang seolah-olah mengapung di udara. Tidak jauh dari komplek Rumah Gadang tersebut biasanya pula dibangun satu buah surau kaum yang berguna selaku tempat ibadah, tempat pendidikan dan pun sekaligus menjadi tempat tinggal lelaki dewasa kaum tersebut yang belum menikah. Smoga Anda dapat mengambil manfaat dari gambar rumah gadang diatas.